Statistik
Anda Pengunjung Ke: 
Alamat IP: 38.107.191.107
Browser : Other OS : OtherAnda terkoneksi tanpa proxy
Pemerintahan dikirim hari Selasa, 01 April 08, 00:53:14 Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terdiri dari: - Sekretariat Daerah,
- Sekretariat DPRD,
- Dinas Pendapatan Daerah,
- Kantor Kecamatan Sekabupaten,
- Dinas Perikanan dan Kelautan,
- Dinas KIMPRASWIL,
- Dinas Pertambangandan Energi,
- Dinas Kehutanan dan Perkebunan,
- Dinas Pertanian dan Peternakan,
- Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi,
- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,
- Dinas Perhubungan,
- Dinas Kependudukuan dan Catatan Sipil,
- Dinas Kesehatan,
- Dinas Sosial,
- Dinas Pendidikan dan Pengajaran,
- Dinas, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (BAPEDALDA),
- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA),
- Badan Pengawasan Daerah (BAWASDA),
- Badan Pemberdayaan Masyarakat (B.P.M),
- Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (BAKESBANG LINMAS).
Struktur Organisasi Perangkat Daerah diatas tergolong struktur yang besar. Struktur organisasi tersebut perlu untuk dianalisa serta dipertimbangkan struktur yang ramping namun kaya fungsi agar kinerja dari struktur tersebut dapat berjalan sesuai dengan fungsi yang jelas dan tata kelembagaan yang efektif. Pegawai yang masih aktif pergolongan dan perjabatan saat ini sebanyak 2.319 orang dengan rincian sebagai berikut: Pegawai menurut golongan: Golongan I sejumlah 5 orang, Golongan II sejumlah 210 orang, Golongan III 250 orang, Golongan IV sejumlah 34 orang. Sedangkan jumlah guru-guru ada 1.511 orang dan CPNSD sebanyak 309. Untuk jumlah pegawai yang sudah ada nampaknya sudah cukup memadai. Ke depan yang perlu untuk ditingkatkan lagi adalah peningkatan kualitas dari pegawai yang sudah ada. Kabupaten Halmahera Selatan terdiri dari 9 kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 194 desa, dengan rincian desa swadaya sebanyak 47 desa, desa swakarya sebanyak 126 desa dan swasembada sebanyak 21 desa. Jumlah desa atau kelurahan yang paling banyak terdapat di kecamatan Gane barat, yaitu sebanyak 37 desa, kemudian kecamatan Bacan dengan 29 desa, dan yang paling sedikit adalah kecamatan Obi selatan dengan 7 desa. Dengan melihat data yang ada masih banyaknya desa swadaya di beberapa kecamatan perlu untuk ditingkatkan kembali dan banyaknya desa swakarya juga pelu untuk ditingkatkan lagi menuju desa swasembada.
Kecamatan dengan jumlah desa swadaya paling banyak adalah kecamatan Kayoa dengan jumlah desa swadaya sebanyak 15 desa. Kecamatan yang memiliki desa swakarya paling banyak adalah Gane barat dengan 29 desa, dan yang paling sedikit adalah kecamatan Obi selatan dengan 6 desa. Kecamatan yang memiliki desa swasembada paling banyak adalah
kecamatan Bacan dengan 5 desa dan paling sedikit adalah kecamatan Kayoa dan Makian, yang tidak memiliki desa swasembada. Desa yang ada dikabupaten Halmahera Selatan mayoritas desa swakarya dengan melihat data yang ada peningkatan desa dari swakarya ke swasembada pelu untuk ditingkatkan lagi. Terutama untuk kecamatan yang sama sekali belum memiliki desa swasembada.
Tiap-tiap desa di kabupaten Halmahera Selatan telah memiliki Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD). LKMD tersebut termasuk kedalam kategori sedang berkembang, dimana jumlahnya mencapai 194 unit. Dengan demikian lembaga desa yang ada sudah cukup memberikan kontribusi bagi perkembangan desa. Namun untuk kategori LKMD yang masih berkembang kedepan perlu untuk dapat ditingkatkan lagi ke kategori yang baik.
|